Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Desain Media Pembelajaran Interaktif berbasis Web oleh Tim Riset UNS dan Guru SD

Surakarta, 29 Juni 2026 – Perkembangan teknologi yang semakin luas telah mendorong digitalisasi di dunia pendidikan yang membutukan kesiapan guru untuk cepat beradaptasi dalam menciptakan pembelajaran berbasis TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sangat urgen dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Apalagi bagi siswa sekolah dasar, pendekatan pembelajaran yang interaktif sesuai dengan level perkembangan anak-anak sehingga lebih tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Adanya kebutuhan tersebut telah mendorong tim Research Group (RG) Inovasi Pembelajaran Matematika dan IPA SD, Program Studi PGSD Surakarta, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk bekerja sama dengan SDN Kusumodilagan, Surakarta dalam menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa workshop pendampingan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis web bagi guru sekolah dasar di Kota Surakarta. Kegitan PkM ini terlaksana pada Senin (25/05/26) dengan tema: “Pendampingan Guru SD dalam Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web di Kota Surakarta untuk Mendukung Pembelajaran Inovatif dan Penguatan Literasi Digital.” Lanjutan dari kegiatan ini berupa Monitoring dan Evaluasi (MONEV) yang akan dilakukan pada bulan Juli 2026 di SDN Kusumodilagan.

Tim Riset Grup UNS melakukan kegiatan pendampingan guru SD di Surakarta dalam Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Web

Kegiatan ini mendapat dukungan dan respon positif dari pihak sekolah. Dalam sambutan oleh Ibu Janti Murdiani, S.Pd. yang saat ini bertindak sebagai Plt di SDN Kusumodilagan, disampaikan bahwa dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan adaptif sehingga guru-guru SD di Kota Surakarta semakin percaya diri memanfaatkan teknologi digital, tidak hanya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif di kelas, tetapi juga untuk mendukung pengelolaan informasi dan pengembangan sekolah secara lebih efektif.

Selain dihadiri oleh guru-guru dari SDN Kusumodilagan, kegiatan ini juga dihadiri oleh guru-guru dari SDN Semanggi Lor dan SDN Gurawan. Tim dosen dari prodi PGSD, FKIP, UNS yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Dr. Riyadi, S.Pd., M.Si., Dr. Septi Triyani, S.Si., M.Pd., Dr. Sandra Bayu Kurniawan, S.Pd., M.Pd.; Prof. Dr. Peduk Rintayati, M.Pd. dan Dr. Chumdari, M.Pd. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa yaitu Laila Inayatul Isnaini dan Rindu Avia Maranata yang turut mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung. Dalam sambutan Dr. Riyadi, S.Pd., M.Si. selaku ketua riset grup disampaikan bahwa teknologi saat ini bukan lagi sesuatu yang jauh dari dunia pendidikan. Menurut beliau, guru memiliki peran penting untuk menghadirkan pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan tujuan utama pendidikan itu sendiri.

Melalui pemanfaatan media digital yang tepat, pembelajaran di kelas dapat menjadi lebih interaktif, menarik, dekat dengan keseharian siswa, meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung pembelajaran yang lebih efektif.

Pentingnya Kemampuan Teknis dan Pedagogis dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web

Di era modern ini, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi bagian yang semakin dekat dengan keseharian guru di sekolah. Karena itu, kemampuan mengembangkan media berbasis digital menjadi salah satu keterampilan yang penting untuk terus dikembangkan. Melalui kegiatan pendampingan ini, guru-guru diajak mengenal dan mempraktikkan penggunaan WordPress sebagai platform berbasis web yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Dengan tampilan yang fleksibel dan mudah diakses, WordPress memberi kesempatan bagi guru untuk menyusun pembelajaran yang lebih interaktif sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa di kelas. Dalam pendampingan ini, guru-guru dikenalkan bahwa platform web dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan modul ajar, bank soal, arsip perangkat pembelajaran, dll yang dapat diakses oleh siswa, orang tua siswa atau pihak yang mendampingi proses belajar siswa. Dengan demikian diharapkan proses dan hasil belajar siswa dapat lebih dioptimalkan.

Pendampingan Guru Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Web

Penguatan materi terkait pengembangan media pembelajaran berbasis web

Kegiatan inti dalam workshop ini dipandu oleh Dr. Septi Triyani, S.Si., M.Pd. yang mendampingi guru-guru secara langsung dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis web menggunakan WordPress. Sebelum memasuki sesi utama, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pretest untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal guru terkait pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis web dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar. Setelah sesi pretest selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait WordPress sebagai salah satu platform yang dapat digunakan guru untuk mengembangkan media pembelajaran secara lebih inovatif dan adaptif.

WordPress menjadi salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan media pembelajaran interaktif karena selain mudah digunakan, juga dapat dimanfaatkan untuk menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk yang lebih menarik dan dapat diakses siswa kapan saja. Dalam pelatihan ini, peserta diajak mengenal berbagai fitur yang tersedia di WordPress, mulai dari cara membuat halaman pembelajaran, menambahkan materi, mengatur tampilan halaman, menyisipkan gambar, file, link dan video pembelajaran sehingga dapat dihasilkan media pembelajaran yang interaktif. Penjelasan disampaikan secara bertahap sehingga peserta dapat mengikuti setiap langkah dengan lebih mudah.

Para peserta pelatihan melakukan praktik langsung pembuatan media pembelajaran berbasis web

Selain mendapatkan penguatan materi, para guru juga langsung mempraktikkan pembuatan media pembelajaran sesuai topik yang diminati. Pada sesi ini tim PkM dari UNS mendampingi peserta dalam mengembangkan media melalui WordPress. Melalui pendampingan ini, para guru berhasil membuat media pembelajaran interaktif berbasis web yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini juga menjadi pendorong peserta pelatihan untuk lebih percaya diri memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari inovasi pembelajaran.