Home » 2009 » July

Monthly Archives: July 2009

SNMPTN 2009 diwarnai kecurangan

Pelaksanaan ujian hari pertama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Kota Solo diwarnai dengan aksi kecurangan salah satu peserta yang menerima kunci jawaban melalui HP.

Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr H Much Syamsulhadi dr SpKJ dalam jumpa pers yang digelar Rabu (1/7) di RM Ce Es Resto. Dalam kesempatan itu, Syamsulhadi mengatakan salah seorang peserta kelompok IPS berinisial AA tepergok pengawas ujian melakukan pelanggaran berupa menerima kunci jawaban melalui short message service (SMS) saat ujian berlangsung di salah satu lokasi ujian, SMAN 4 Solo. Aksi kecurangan itu terungkap 15 menit sebelum Tes Bidang Studi Dasar berakhir.
Dalam menjalankan aksinya, menurut Syamsulhadi, pelaku cukup lihai mengelabui pengawas ujian. Pasalnya, AA sengaja mengenakan kemeja lengan panjang untuk menyembunyikan HP di balik lengan bajunya. “Cara yang dilakukan cukup licik untuk mengelabui pengawas ujian,” paparnya.
Menurut Syamsulhadi, AA mengaku mendapatkan kunci jawaban dari seorang joki yang dikenalnya di lokasi pendaftaran SNMPTN. AA mengaku membayar senilai Rp 500.000 untuk mendapatkan jawaban itu melalui SMS. Syamsulhadi menambahkan, hingga kini kasus kecurangan itu diserahkan langsung ke pihak kepolisian setempat.
Menurutnya, AA dinyatakan batal sebagai peserta SNMPTN tahun ini. Ia menilai, esensi pendidikan adalah kejujuran. Sehingga, jika seorang terbukti melakukan kecurangan, maka yang bersangkutan mengalami kegagalan di dunia pendidikan. Dengan terungkapnya kecurangan itu, pihaknya akan memperketat pengawasan ujian SNMPTN pada hari kedua, Kamis (2/7). “Besok (hari ini-red) kami akan memperketat pengawasan ujian. Semua peserta akan kami periksa agar tidak satu pun peserta yang membawa HP ke tempat ujian.”
Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto melalui Kasatreskrim Kompol Suharyanto menjelaskan, AA justru berstatus sebagai korban. “Kami mengejar pengirimnya.”

Modus AA dalam melakukan kecurangan di SNMPTN

1. AA (pelaku) berkenalan dengan seorang joki SNMPTN di lokasi ujian, yaitu SMAN 4 Solo.
2. AA ditawari jawaban ujian SNMPTN oleh joki tersebut asal bersedia membayar Rp 500.000. Jawaban akan dikirim via SMS.
3. AA masuk ke ruang ujian. HP disembunyikan di lengan kemeja panjang yang dikenakannya.
4. 15 Menit sebelum ujian berakhir, petugas pengawas ujian memergoki AA sedang menerima jawaban lewat HP.

(solopos.co.id)